TSDN Mencetak Talenta Digital dan Inovasi Keamanan Data

Foto : Dok.

Turnamen Sains Data Nasional (TSDN) 2023 yang berlangsung pada 28 Oktober- 15 Desember 2023 itu diikuti oleh 2.240 peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan ini sekaligus memperingati hari sumpah pemuda 2023 yang mempertemukan berbagai pemikir paling cemerlang di bidang ilmu data dari seluruh Indonesia.

Komisaris Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Bonardo Aldo Tobing, mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukan bakatnya pada Turnamen Sains Data Nasional tahun ini. “Semoga kegiatan ini terus berlangsung di tahun berikutnya, sehingga memunculkan talenta baru untuk para penggiat Sains yang akan berdampak baik pada kontribusi yang positif bagi bangsa Indonesia.” ujar Bonardo dalam sambutannya di Jakarta, Kamis (21/12/2023).

Rahmah Muchtar, Ketua Koordinator TSDN 2023, menyampaikan TSDN tahun ini mengusung tema yang lebih menantang, yakni  Meningkatkan Keamanan Menggunakan Keilmuan Sains Data dan AI. Antusias peserta sangat tinggi terlihat dengan jumlah pendaftar yang meningkat setiap tahunnya.

Setelah kompetisi yang ketat dan pertimbangan yang cermat oleh panel juri TSDN yang terdiri dari kalangan akademisi dan pelaku industri,  menetapkan pemenang di empat kategori.. Pengumuman pemenang disampaikan oleh perwakilan dari korporasi yakni Akmal Refandia Bakrie perwakilan dari Tanamduit, Didin Wahyudin yang merupakan perwakilan dari Kabid SMK Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Maharanita Nugradiaharti brand manager Pyfahealth, dan Muhammad Al Fikri perwakilan dari Badan Sandi Negara BSSN.

Pada kategori pelajar, peringkat pertama dimenangkan oleh SMKN 26 Jakarta (Serendipity), dengan proyek Meningkatkan Sistem Keamanan Data dengan Voice Authentication. Untuk juara kedua dimenangkan oleh SMA Telkom Jakarta (Dreamweavers), dengan proyek Antivirus Extension. Sedangkan untuk juara ketiga diraih oleh SMKN 26 Jakarta (Exuberance) dengan nama proyek Deteksi Phishing Melalui Analisis Website URL.

Untuk kategori mahasiswa di TSDN ini, posisi pertama diraih oleh Universitas Telkom Bandung (Ngewakilin EDE) dengan nama proyek CyberPolice : Analisis Keamanan Jaringan Melalui Sistem Deteksi Intrusi Berbasis Machine Learning. Kemudian, juara kedua dimenangkan oleh Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (Jina Akusara) dengan proyek Android Malware Detection Using Neural Networks dan juara ketiga dimenangkan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (Privator) dengan judul proyek Privator – Aplikasi AI Berbasis Web untuk Deteksi dan Sensor Otomatis Informasi Pribadi Pada Konten Citra sebagai Solusi Pencegahan Kebocoran Data Melalui Media Sosial.

Sedangkan untuk kategori publik, dewan juri turnamen ini menetapkan posisi pertama dimenangkan oleh group The Blues Skies dengan judul proyek Tingkatkan Keamanan Bisnis dan Proteksi Pribadi dengan Trustshield : Inovasi AI dalam Deteksi dan Pencegahan Penipuan. Untuk juara kedua dalam kategori umum diraih oleh kelompok Avektive dengan judul proyek Vulnerability Prioritization Using Machine Learning Model, dan juara ketiganya diboyong kelompok Pabanang dengan judul proyek Prediction and Monitoring if Credit Card Fraud Using Arthitectural Data.

TSDN ini merupakan kolaborasi antara Data Academy, LSP DATA, beberapa Kementerian diantaranya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (PANRB), Badan Sertifikasi Nasional Profesi (BNSP), Satu Jakarta, Jakarta Smartcity, Jabar Digital Service, Open Data Jabar. 

Baca Juga  LKKP Catat Realisasi PDN Capai 90% Dalam Pengadaan 2023

Kegiatan ini didukung pula oleh Asosiasi Sains Data dan Kecerdasan Buatan Indonesia (ASDASI), Data Science Indonesia (DSI), Asosiasi Big Data Indonesia (ABDI), idBigData, dan Asosiasi Ilmuwan Data Indonesia (AIDI). Kemudian, berkolaborasi dengan beberapa industri yaitu LSP Data, Cybertrend Intrabuana, Pyfahealth, karier.mu by sekolah.MU, Tanamduit, NF Computer, Uptodatestudio, Stifinfamily.com,

Lebih dari 40 universitas antara lain Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA) Yogyakarta, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta), dan Universitas Pelita Harapan (UPH), menyokong TSDN tahun ini.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *